Meresapi Ketenangan Di Desa Sasak Ende (LOMBOK)

Lombok, April 2014

image(7)


Saat menginjakkan kaki di Pulau Lombok untuk pertama kalinya, tentu saja, saya tak ingin melewatkan kesempatan untuk singgah di perkampungan adat Suku Sasak. Saya pun singgah sejenak di Desa Adat Suku Sasak Ende, di Rembitan, Lombok Tengah. Letaknya pun tak jauh dari lokasi Pantai Kuta, hanya sekitar 15 menit berkendara. Sementara dari Kota Mataram, sekitar 30 menit mengarah ke Pantai Kuta. Jadi bagi anda yang ingin mengunjungi Pantai Kuta lombok di sisi selatan pulau, pasti akan melewati desa ini terlebih dahulu.  Berhubung, Desa Sasak Sade sudah lebih tersohor, kali ini saya ingin merasakan Desa adat yang lebih asli dan tidak ramai turis. Maka, Desa Sasak Ende menjadi pilihan yang tepat bagi saya. 

Selamat Datang di Kampung Sasak Ende ^_^

Selamat Datang di Kampung Sasak Ende ^_^



Letaknya tak jauh pula dari Desa Adat Sade. Disini, hanya terdapat 30 kepala keluarga, sementara di Sade komunitasnya jauh lebih besar,. Sayangnya, di Sade nuansanya lebih komersil, karena di pintu masuk Sade dipenuhi beragam pondok yang menjual souvenir dan ramai wisatawan. Makanya, saya lebih memilih ke Desa Sasak Ende.

 Sekilas mengenai Suku Sasak :

Suku Sasak adalah suku yang mendiami Pulau Lombok. Dalam kesehariannya mereka menggunakan bahasa Sakak. Dan sebagian besar suku ini beragama Islam. Menariknya, ada sebagian kecil masyarakat (sekitar 1%) di suku ini yang menganut Islam Wetu Telu, yang ritual beribadahnya agak berbeda dengan islam pada umumnya. Ada juga yang menganut kepercayaan pra-Islam yang disebut Sasak Boda.

IMG_6015

IMG_5987



Kembali ke persinggahan di Desa sasak Ende. Disini, nuansanya lebih tenang, benar-benar atmosfer kampung desa adatnya kental terasa. Terlihat, beberapa rumah adat khas Suku Sasak dari anyaman bambu dengan pilar bambu sebagai tiang penyangga rumah. Beratapkan jerami membentuk gunungan yang menukik ke bawah menyebar dimana-mana. Suasananyapun begitu asli, karena memang semua rumah disini benar-benar ditinggali oleh penduduk. Nampak pula, aktivitas penduduk berjalan seperti biasa. 

IMG_6022

Beberapa pemandu yang merupakan penduduk lokal Desa Sasak Ende menyambut kedatangan saya. Salah-seorangnya, mengantarkan saya berkeliling. Para pemandu ini siap mengantarkan anda berkeliling, sebagai bayarannya anda bisa memberi uang jasa seikhlasnya. Persinggahan pertama saya ke sebuah rumah kediaman salah-satu penduduk. Seorang nenek terlihat duduk di teras dengan lantai berwarna abu-abu yang terbuat dari campuran tanah liat dan kotoran kerbau yang menjadi cirikhas disini.

Beliau nampak asik mengunyah sirih. Tuk memasuki teras, saya harus menunduk karena atapnya yang condong kebawah. Ternyata, ini pun memiliki filosofi tersendiri, yakni jika bertamu ke rumah orang itu harus sopan dan menghormati si pemilik rumah.   

IMG_6054

IMG_6066

IMG_6048

Setelah itu, Saya lanjut berkeliling kampung yang tenang ini. Nampak pula wisatawan lokal, sepasang suami-istri dengan seorang anaknya turut berkeliling kampung adat ini. Penduduknya yang rata-rata memakai bawahan kain ini begitu ramah menyambut tamu. Disini saya mengunjungi pula, lumbung padi penduduk, dan melihat lebih dekat beberapa rumah penduduk hingga kandang ternaknya. Bagi anda yang ingin mengunjungi rumah adat lainnya yang lebih menjorok kedalam,bisa melewati persawahan dengan berjalan kaki.

IMG_6069

IMG_6080

IMG_6038

Perjalananpun diakhiri dengan menghampiri sebuah showroom sederhana, tempat penduduk menjajakan kerajinan tangan kreasi mereka. Ada kain tenun ikat yang dibuat ibu-ibu disini. Tak ketinggalan, beberapa miniatur rumah adat sasak yang menarik, hingga sendok nasi dari tanduk kerbau bisa juga anda beli disini sebagai oleh-oleh. Semua kerajinan disini, dibuat oleh penduduk disini, karena selain bertani mereka hanya memiliki pemasukan dari berjualan kerajinan. Nantinya, seluruh hasil penjualan disini akan dibagi rata oleh penduduk desa. Jadi anda bisa sekaligus bisa membantu masyarakat disini. so, jangan lupa membeli oleh-olehnya. ^_^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s