Ragam Cara Menikmati Ciwidey :)

Juni 2012

Bumi Ciwidey dikenal menyimpan keelokan alam yang indah dan mengagumkan. Pegunungan yang terletak di bagian selatan kota Bandung, Jawa Barat ini memiliki beragam objek wisata alam yang menarik dan siap memanjakan mereka yang haus hiburan. Mulai dari keindahan Kawah Putih yang menjadi ikon Ciwidey sepanjang masa, Wisata perkemahan sambil berinteraksi langsung dengan satwa Rusa di Ranca Upas, hingga menikmati ketenangan matahari yang tenggelam Situ Patenggang. Jangan lupa pula membawa keluarga anda menikmati wisata air panas di Kolam Air panas Ciwalini, Cimanggu, dan Ranca Upas. Tak ketinggalan, Berkeliling hamparan kebun teh, memetik strawberry di kebun-kebun strawbery yang menjamur di pegunungan ini. Menariknya, keseluruhan  destinasi letaknya berdekatan sehingga bisa dijangkau dengan hitungan menit berkendara. Sehingga membuat nyaman para wisatawan yang ingin puas-puas berkeliling.

Tips berwisata di Ciwidey

Lokasi Pegunungan Ciwidey: 46 kilometer dari Kota Bandung (1 Jam berkendara melewati Soreang)

1. Sebaiknya meluncur ke Ciwidey saat pagi hari, karena saat siang dan sore hari terutama akhir pekan kawasan Kopo dan Soreang sering macet.

2. Sebaiknya membawa baju hangat (Jaket dan sweater), karena pegunungan Ciwidey beriklim dingin sepanjang hari, terutama saat malam hari tiba.

3. Jika ingin menginap bersama keluarga, sebaiknya mencari penginapan yang menawarkan kamar mandi air panas alami yang mengalir sepanjang hari dan letaknya strategis alias berada dekat dengan beragam destinasi di Ciwidey. Penginapan di Agro Wisata Rancabali dan Patuha Resort bisa menjadi pilihan anda.

4. Karena udara yang cukup dingin di malam hari sebaiknya saat menginap anda membawa selimut extra untuk menghangatkan tubuh.

5. Sebaiknya berbelanja makanan atau snack di kota, karena di dekat objek wisata tidak ada minimarket.

 Santai dan Bermain di Kolam Air Panas

Bog-Bdg-Ciwidey 111

Pegunungan Ciwidey menyimpan sumber air panas yang melimpah ruah. Beragam wisata kolam air hangat pun menjamur di kawasan pegunungan yang bersuhu dingin sepanjang waktu ini. Salah-satu destinasi wisata yang wajib anda kunjungi adalah Kolam Renang Air Panas Walini, yang letaknya berada di tengah perkebunan teh Rancabali atau hanya 10 menit berkendara dari titik Kawah Putih.

Siang itu, kolam renang seluas 2 hektar ini dipenuhi banyak pengunjung yang kebanyakan rombongan keluarga. Disini, terdapat lima kolam renang, yang terdiri dari kolam balita (kedalaman 20-30 cm), Kolam anak (75 cm), dan kolam dewasa 90 cm, 120 cm dan 140 cm. Tersedia pula penyewaan ban yang ingin lebih seru bermain air, yang disewakan Rp3 ribu per jam. Atau bisa pula membeli balon-balon aneka bentuk dan warna untuk bermain anak-anak.

Tak perlu takut kedinginan karena kesemua kolam berisi air panas alami yang mengalir terus menerus. Bagi mereka yang ingin sekedar berendam air panas dengan tenang, terdapat Kolam Rendam Tertutup yang bisa juga digunakan untuk hidrotherapi bagi penderita sakit.

Di sekitar kolam renang, terdapat beberapa gazebo untuk beristirahat. Jika lapar, anda bisa menikmati sajian Baso Cuanki yang dijajakan beberapa pedagang disekitar kolam renang. Cukup merogoh kocek Rp5 ribu, semangkok cuanki panas siap menghilangkan rasa lapar anda sesudah bermain air.

Berkeliling Kebun Teh

 Bog-Bdg-Ciwidey 108

Disini anda juga bisa mencoba rekreasi lainnya seperti berkeliling kebun teh dengan motor ATV. Berjelajah sepanjang 2 km, berkeliling sambil menikmati hamparan perkebunan teh yang indah. Cukup merogoh kocek Rp75 ribu, anda bisa mengendarai ATV, sendiri atau sambil berboncengan dengan anak anda. Berkeliling rute kebun teh ini biasanya memakan waktu sekitar 45 menit. Dengan trek yang tidak terlalu ekstrem, sedikit bebatuan, dengan selingan tanjakan dan turunan.

Bog-Bdg-Ciwidey 109

Bog-Bdg-Ciwidey 103

Untuk anak-anak, tersedia pula Go Car 50cc yang bisa mereka kendarai berkeliling arena bermain. Jika ingin pengalaman olahraga ketinggian dan memicu adrenalin, anda bisa mencoba Flying Fox dari sisi bukit kebun teh setinggi 25 meter dari permukaan tanah dan meluncur dengan bergantungan kebawah sepanjang 300 meter menuju arena bermain. Melewati perkebunan teh dan langsung menikmati keindahan pegunungan Ciwidey dari ketinggian pasti membuat anda ketagihan.

INFO

-Biaya masuk kolam renang Rp15 ribu/orang, jika menginap di Rancabali hanya Rp5 ribu.

– Kolam Rendam Tertutup : Rp5 ribu/orang.

– Berkelling Kebun teh dengan ATV : Rp75 ribu/jam

– Go Car 50 cc: Rp 15 ribu/3 lapp

– Flying Fox X-treme: Rp40/1 x meluncur

Serunya Memberi Makan Rusa di Ranca Upas

Rusa di Ranca Upas

Rusa di Ranca Upas

Aep dan Ujang, dua ekor rusa penangkaran di Ranca Upas terlihat asik melahap wortel-wortel segar yang diberikan para pengunjung yang kebanyakan anak-anak ini. Tanduknya yang gagah, tidak lantas membuat anak-anak takut. Mereka justru larut dalam keceriaan bersama belasan Rusa lainnya.

Bog-Bdg-Ciwidey 121

Ya, Jika ingin sensasi berlibur yang berbeda di Ciwidey, jangan lupa membelokkan kendaraan anda ke kawasan wisata Kampung Cai Ranca Upas. Disini, anda bisa mengajak anak-anak anda untuk mengunjungi penangkaran Rusa Cervus Timorensis atau populer dengan sebutan Rusa Timor yang terletak di tengah kawasan ini. Anda bisa berjalan di dek kayu beratap sepanjang 40 meter, setinggi 2 meter dari atas tanah yang membentang mengarah ke tengah kandang Rusa. Dari sini, anda bisa melihat 13 ekor Rusa Timor yang ditangkarkan di kandang seluas 5 hektar ini selama bertahun-tahun. Rusa Timor merupakan satwa asli Indonesia yang banyak hidup di Nusa Tenggara Barat (NTB). Sayangnya, berjalannya waktu satwa ini kian terbatas,karena banyak diburu untuk diambil tanduknya, yang dipercaya berkhasiat untuk kesehatan.

Bog-Bdg-Ciwidey 125

Tak perlu jauh-jauh ke NTB atau kebun binatang, karena di Ranca Upas anda bisa melihat satwa cantik ini. Tak sekedar melihat-lihat, anda pun bisa langsung berinteraksi dengan rusa-rusa yang berumur rata-rata 12-15 tahun tersebut, dengan memberi makan mereka. Masuk penagkarannya pun gratis, anda hanya perlu membeli pakan Rusa yang tersedia Di dekat kandang. Dengan merogoh kocek Rp5 ribu, anda bisa membawa satu plastik wortel untuk nantinya diberikan kepada rusa.

Bog-Bdg-Ciwidey 143

Menariknya, saat anda membunyikan kantong kresek ini, rusa-rusa pun langsung merespon dengan berlari mendekati anda. Setelah rusa-rusa mendekat, anda pun bisa memberi makan langsung ke mulutnya sambil sesekali mengelus kepalanya. Tak perlu takut, karena rusa-rusa ini sudah jinak, yang terpenting mengikuti petunjuk pengelola. Terlihat, belasan anak-anak yang berasal dari sebuah Taman Kanak-kanak di Bandung terlihat asik memberi makan rusa-rusa tersebut. Mereka nampak riang gembira bersama satwa bertanduk tersebut. Pengunjung lainnya pun terus berdatangan dan penasaran ingin bertemu dengan rusa-rusa. Dijamin, akan menjadi pengalaman yang tidak terlupakan bersama keluarga.

Bog-Bdg-Ciwidey 120

“Ini pertama kalinya saya dan anak-anak berinteraksi dengan Rusa. Anak juga jadi belajar banyak dan belajar berani berinteraksi dengan hewan liar,” ungkap Yudi 40, warga Cileunyi, Bandung yang membawa putrinya yang berusia 5 tahun.

rusa

Wisata memberi makan Rusa ini terbilang baru, pasalnya baru pertengahan Mei lalu, pengelola memutuskan untuk membuka tangga di ujung dek, dimana para pengunjung bisa turun ke kandang dan memberi makan. Sebelumnya, pengunjung hanya bisa melihat Rusa dari kejauhan.

Tak hanya, penangkaran Rusa, terdapat pula kolam air panas yang baru dibuka bulan Maret lalu yang bisa anda kunjungi dan bersenang-senang bersama keluarga. Terdapat dua kolam, kolam 1 40-60 cm, kolam besar 20-120 cm. Di kolam ini bahkan terdapat Mini Aqua bucket (ember tumpah) ditengah kolam yang dialiri air hangat terus menerus dan setiap berapa menit sekali air akan tumpah dibawah anda. Terdapat pula kolam berendam dengan suhu air sekitar 36-38 derajat celcius, Dikelilingi pemandangan indahnya rangkaian pegunungan hijau Patuha, Tikukur dan kawah Putih.

Dengan gaya wisata perkemahan, anda pun bisa mengenalkan pengalaman berkemah dengan keluarga. Di kawasan Wisata perkemahan yang terletak 48 km dari kota Bandung ini, ada bisa berkemah di alam terbuka lengkap dengan wahana outboundnya. Jika tidak memiliki perlengkapan kemah seperti tenda, dan lainnya, pengelola siap untuk menyewakannya. Jika lapar anda bisa masak sendiri dengan alat sederhana atau memesan nasi liwet spesial ke pengelola. Anda dan keluarga bisa memiliki pengalaman seru dengan lebih menyatu dengan alam.

Tips Memberi makan Rusa:

1. Tidak memberi makanan selain dari pengelola.

2. Tidak menarik tanduk rusa

3. Tidak menyakiti rusa

4. Memberi makan sebaiknya dekat tangga turun (tidak berkeliling kandang)

5. Bekas kantong jgn dibuang takut termakan

– Jam Buka: 7 pagi-5 sore, untuk kemah nonstop.

– Tiket masuk Ranca Upas : Rp5 ribu/ orang.

– Tiket masuk kolam renang air panas: Rp20 ribu/orang

– Kemah: booking lokasi Rp200 ribu/ lokasi, biaya perorang 10rb, sewa tenda untuk 4 orang, Rp350 ribu (ekstra bed 2, sleeping bed, petromax, kayu bakar). Tenda 10 orang, Rp700 ribu.

Kawah Putih Nan Misterius dan Eksotis

Bog-Bdg-Ciwidey 150

Sudah menjadi ritual wajib bagi mereka yang mendatangi Ciwidey, untuk berkunjung ke Danau Kawah Putih. Jika dulu puncak Kawah Putih dikenal penuh dengan pedagang-pedagang yang menjajakan aneka dagangan, kini semua telah berubah. Bagi mereka yang beberapa tahun lalu pernah datang kesini, pasti akan terkaget saat mencapai puncak kawah putih.

Bog-Bdg-Ciwidey 216

Anda tidak akan lagi terganggu para pedagang lokal. Suasana puncak bersih dan rapih, pedagang-pedagang menghilang karena kini berpindah ke kawasan jajanan di dekat gerbang utama di bawah. Sementara, di parkiran puncak kendaraan roda dua tidak ada, hanya ada kendaraan pribadi dan  Dijamin, anda akan puas dan nikmat berkeliling puncak kawah putih.

Bog-Bdg-Ciwidey 212

Jarak dari gerbang menuju puncak sejauh 5,6 km, anda hanya butuh waktu 20 menit dengan berkendara. Bagi mereka yang berkendaraan roda dua atau enggan membawa mobil pribadi keatas puncak karena biayanya cukup mahal, anda cukup menaiki mobil wisata yang tersedia dengan biaya pulang-pergi Rp10 ribu perorang. Perjalanan pun disuguhi pepohonan dan hutan yang rindang, semakin mendekati puncak aroma belerang. Tak perlu takut, keracunan karena kadar belerang disini masih wajar dan bisa dihirup.

Bog-Bdg-Ciwidey 180

Dahulu, Gunung Patuha tempat bernaung Kawah Putih dianggap sebagai tempat bersemayamnya arwah para leluhur, penduduk pun tidak ada yang berani menuju puncak. Hingga pada tahun 1837, seorang Belanda bernama Dr. Franz Wilhelm Junghuhn mengadakan perjalanan ke daerah tersebut dan menemukan kawah Putih yang ternyata tak hanya menyuguhkan pemandangan yang indah tapi menyimpan potensi belerang yang tinggi.

Bog-Bdg-Ciwidey 152

Sebenarnya, terdapat dua lapis pegunungan Patuha. Yakni Sunan Rama, yang memiliki Kawah Saat yang berada di puncak bagian barat,dengan ketinggian 2343 dpl. Dan kedua adalah Sunan Ibu, dengan Kawah Putihnya, dengan ketinggian 2222 dpl. Keduanya memiliki suhu yang berbeda, untuk Kawah Saat memilki suhu lebih dingin dengan 5-10 derajat celcius. Sementara, Kawah Putih 5-15 celcius. NAmun, Kawah Putih lebih populer dan nyaman untuk dikunjungi.

 Bog-Bdg-Ciwidey 189

Tak menghiraukan kabut tebal yang sesekali menuruni Kawasan Danau dan angin dingin yang menusuk, sejumlah pengunjung, nampak sangat menikmati keindahan alam. Beberapa pengunjung terlihat asik berfoto bersama, ada yang bersendagurau, atau sekedar duduk tenang menikmati keindahan dan ketenangan kawah putih ini.

“Saya sudah beberapa kali kesini dan tidak pernah bosan. Paling bagus untuk foto-foto. Paling kalau terlalu lama, bau belerangnya agak bikin pusing dan batuk,” ungkap Nurul, 18 tahun, pengunjung dari Depok yang ditemui Media Indonesia bersama kawannya.

Bog-Bdg-Ciwidey 215

Kawah ini memang menyajikan keindahan yang mengagumkan. Warna hijau muda yang terpancar dari danau , nampak begitu kontras warna gelap dari tebing-tebing yang mengelilinginya. Sinar Matahari berusaha mengintip dari balik selimut kabut, menawarkan kehangatan tersendiri. Pohon-pohon dan ranting kering menyebar di sekeliling kawah. Semilir bau belerang pun memenuhi kawasan, sementara di bagian sisi tebing terdapat Gua Belanda yang ditutup, yang jaman dulu diperkirakan digunakan untuk pertambangan belerang.

Bog-Bdg-Ciwidey 205

Bisa gak sih, Gak dicoret2! Kalo ga bisa pelihara, ya jangan dirusak atuhhhh *gemes*-_-"

Bisa gak sih, Gak dicoret2! Kalo ga bisa pelihara, ya jangan dirusak atuhhhh *gemes*-_-“

Sementara itu, beberapa pedagang terlihat menawarkan bubuk belerang yg dijual dikantong-kantong plastik kecil yang berkhasiat untuk penyakit kulit. Ada pula yg menawarkan benalu teh yg dipercaya mampu mengobati penyakit diabetes. Semua dijual dengan harga Rp5 ribu per kantong kecil. Jika lapar anda tinggal meluncur kembali ke bawah, menuju kawasan pedagang yang terletak di dekat gerbang utama. Kawah Putih memang tidak akan pernah membuat bosan para pengunjungnya.

Info

– Tiket Masuk perorang : Rp12 ribu (weekday), Rp15 ribu (weekend)

– Angkutan Wisata : Rp10 ribu perorang (PP)

– Biaya masuk Mobil pribadi : Rp150 ribu.

Legenda Cinta Di Telaga Patenggang

 

Situ Patenggang

Situ Patenggang

Usai lelah berkeliling pegunungan Ciwidey, paling enak menikmati indahnya suasana matahari tenggelam (sunset) yang menenangkan. Untuk mendapatkan suasana itu, anda bisa meluncur ke Situ Patenggang yang berada di tengah perkebunan Teh Ranca Bali, sekitar 30 menit berkendara dari Kawah Putih. Lokasinya memang lebih jauh dibandingkan kawasan kawah Putih, Ranca Upas, dan Cimanggu. Namun Situ patenggang selalu menjadi salah-satu destinasi wisata favorit masyarakat Bandung dan luar kota.

Bog-Bdg-Ciwidey 221

Bog-Bdg-Ciwidey 222

Disini, anda bisa asik berlibur bersama keluarga. Terdapat beberapa gazebo kayu yang bisa digunakan untuk beristirahat. Anda pun juga bebas menggelar tikar untuk piknik bersama keluarga sambil menikmati ketenangan danau. Danau seluas 48 hektar ini memang menyuguhkan pemandangan alam yang indah. Telaga yang luas dan menenangkan. Ditengah danau terdapat Pulau Asmara yang ditumbuhi pepohonan lebat menambah keunikan. Sementara, danau dikelilingi perkebunan teh yang hijau nan asri dan pegunungan yang hijau. Udaranya pun begitu segar. Tak hanya siang hari, menginjak matahari tenggelam pun menjadi waktu yang  tepat untuk sejenak larut dalam keindahan telaga melegenda ini.

Bog-Bdg-Ciwidey 224

Patenggang sendiri berasal dari kata pateangan-teangan yang berarti “saling mencari”. Situ Patenggang memang menyimpan legenda yang menjadi magnet tersendiri bagi para pengunjung. Pada zaman dahulu kala, dikisahkan Ki santang yang merupakan Putra Prabu siliwangi memiliki hubungan cinta dengan Dewi Rengganis , Putri titisan dewi. Mereka berpisah untuk sekian lama. Karena cinta mereka yang begitu dalam mereka saling mencari dan akhirnya dipertemukan kembali ke sebuah tempat yang saat ini dikenal dengan sebutan “Batu Cinta”. Dewi Rengganis pun minta dibuatkan danau dan sebuah perahu untuk berlayar. Perahu inilah yang sampai sekarang menjadi pulau berbentuk hati (pulau asmara). Konon, barang siapa yang singgah di batu cinta atau mengelilingi pulau asmara senantiasa mendapat cinta yang abadi seperti mereka.

Bog-Bdg-Ciwidey 234

Jika anda mengunjungi tempat ini, anda akan melihat aneka perahu berwarna-warni yang berlabuh di sepanjang bibir danau. Beberapa terlihat sedang berkeliling danau mengangkut pengunjung. Ya, Jika berkunjung ke Situ ini, anda wajib menaiki perahu disini. Berkeliling Pulau Asmara dengan perahu dayung atau motor bisa menjadi sensasi berlibur yang menyenangkan bersama keluarga. Ongkos perahu dayung akan lebih murah ketimbang perahu motor. Anda pun harus pintar-pintar menawar dengan pemilik perahu.  Dengan perahu dayung akan memakan waktu lebih lama berkeliling danau daripada perahu motor.

Dengan perahu-perahu yang berisi belasan orang ini anda bisa berkeliling danau, menikmati keindahan alam. Jika beruntung anda bisa melihat beberapa monyet-monyet kecil bermain-main di pepohononan di Pulau Asmara. Terlebih, konon jika berkeliling pulau ini dipercaya jodoh anda akan diperlancar. Perjalanan dengan perahu tidak selesai sampai disitu saja, usai berkeliling pulau Asmara anda akan dilabuhkan ke seberang Situ Patenggang, tempat bernaungnya situs melegenda “Batu Cinta”.

 “Katanya jika masih single akan segera dapat jodoh, kalau sudah ada pasangan bisa langgeng. Semoga saya dan suami bisa langgeng,” ungkap Feby, 30, yang terlihat berfoto bersama suaminya di depan Batu Cinta.

Bog-Bdg-Ciwidey 253

Disini anda bisa duduk-duduk santai, dan melihat langsung Batu Cinta yang berukuran cukup besar  tersebut di pinggir danau. Disini, ribuan pasangan kekasih telah datang dan mengikat janji setia di depan batu Cinta. Terdapat pula tukang foto keliling yang siap mengabadikan kehangatan keluarga anda maupun cinta pasangan anda di Situ Batu cinta. Cukup merogoh kocek Rp25 ribu anda bisa dipotret dan hasilnya langsung dicetak beberapa menit saja.

INFO

– Tiket masuk perorang ; Rp6 ribu

– Motor: Rp3 ribu

– Mobil : Rp11.500

– Bis/truk : Rp22 ribu

– Sewa kapal bermotor (keliling danau): Rp200 ribu / kapal

– Sewa kapal dayung : Rp15 ribu/orang.

Usir Dingin Dengan Bandrek Abah

Kurang afdol rasanya jika berkunjung ke suatu tempat, tanpa mencoba kuliner andalannya. Saat anda berada di sekitar Ciwidey anda wajib mencoba Bandrek Abah. Ya, minuman hangat ini memang begitu populer dan menjadi ikon Ciwidey selain strawberrynya.

Minuman ini akan banyak anda temui di warung-warung yang menjamur di sepanjang jalan Raya Ciwidey. Tapi warung yang asli adalah Warung “Bandrek Abah Khas Parahyangan” yang letaknya tepat didepan Wisata Air Panas Cimanggu. Warung sederhana ini bahkan sudah berdiri sejak tahun 1984, dan tak henti-hentinya menyajikan bandrek spesial khas racikan abah. Bandrek sendiri dibuat dengan campuran bahan utama jahe ditambah gula aren, lada, dan rempah-rempah lainnya. Dengan campuran rempah-rempah ini dipercaya bandrek mampu ampuh menghangatkan tubuh anda.

Uniknya, disini biasanya bandrek panas disajikan bercampur dengan sedikit parutan kelapa muda didalamnya. Rasanya pedas menyegarkan, dan lebih nikmat dan gurih saat dibarengi dengan parutan kelapa yang diseduh bersamaan. Jika ingin rasa yang tidak terlalu pedas, anda bisa memesan segelas bandrek susu. Bandrek dan parutan kelapa muda, diberi sedikit susu. Harganya pun terjangkau yakni hanya Rp3000 pergelas, baik yang bandrek biasa dan bandrek susu. Paling enak ditemani dengan jagung bakar.

Nama Abah sendiri diambil dari nama Abah Mukmin yang meramu bandrek ini. Usai meninggal di tahun 1997 lalu, resep rahasia dan usaha Bandrek abah masih terus dijalankan oleh cucu generasi keduanya.

“Dahulu abah menjual di gerobak keliling layaknya tukang bajigur. Namun akhirnya buka warung. Bahan-bahan bandrek diracik sendiri oleh abah,” ungkap Rina, 34 tahun, cucu dari abah Mukmin.

Selain diminum langsung, bandrek abah ini juga tersedia dalam bentuk sirup kental yang dijual perbotol. Bisa menjadi oleh-oleh yang pas untuk dibawa pulang. Cukup terjangkau, perbotolnya dibandrol dengan harga Rp20 ribu (750 mililiter). Caranya, cukup tiga sendok makan sirup bandrek dan diseduh dengan air mendidih sebanyak 200cc. Anda pun bisa mencampurnya dengan telur ayam kampung, susu, dan kelapa parut.

Saking Favoritnya, warung yang buka dari pukul 6 pagi hingga 6 sore ini tidak pernah kehabisan pelanggan. Untuk melayani pelanggan yang minum langsung di warung seharinya bisa menghabiskan 10 botol bandrek berukuran 750 mililiter. Sementara, untuk memenuhi pelanggan yang membeli botolan, seminggunya warung ini bisa menghabiskan 1500 botol. Minuman ini begitu nikmat, dan menjadi jagoan pengusir rasa dingin saat berada di pegunungan ini.

Berburu Di Kebun strawberry

Eits, jika sudah puas berwisata di bumi Ciwidey, saat perjalanan pulang kembali ke kota jangan lupa mampir ke kebun-kebun strawberry yang menjamur di sepanjang jalan Raya Ciwidey. Pegunungan ciwidey dengan suhu dingin yang ideal membuat tanaman strawberry bisa tumbuh subur dengan kualitas yang baik. Para petani disini, percaya bahwa Strawberry yang hidup di Ciwidey memiliki bentuk yang lebih besar ddan kualitas rasa yang lebih unggul,dibandingkan strawberry yang tumbuh di wilayah lembang, Bandung bagian utara.

Ada banyak kebun strawberry yang bisa anda temui disini. Asiknya, anda bisa memetik sendiri buah berwarna merah ini. Anda bisa memakannya langsung ataupun dibawa pulang hasilnya. Kebun Sentra Strawberry 65, di Desa Alam Endah, bisa menjadi salah-satu alternatif anda berburu strawberry. Anda bisa mengajak keluarga dan anak anda berkeliling kebun strawberry seluas 1 hektar ini.

Proses berkeliling dan memetik strawberry justru menjadi sensasi berlibur yang menarik. Sambil membawa keranjang kecil, anda bisa puas berkeliling kebun yang berdiri tahun 2004 lalu ini, melewati deretan pot-pot berisi tanaman strawberry. Berburu dibalik ribuan pot strawberry guna mengumpulkan strawberry yang ingin anda nikmati.

Ada beberapa tips yang harus anda perhatikan dalam memetik strawberry ini. Pertama, anda harus memetik mulai dari bagian batangnya dan jangan memetik daun hijau diatas buahnya, agar strawberry lebih segar dan tahan lama. Jika anda ingin langsung memakannya seusai memetik, pilihlah yang sudah berwarna merah menyala alias matang. Tapi jika anda ingin menyimpan terlebih dahulu untuk 2 hari maksimal, pilihlah yang berwarna agak orange alias setengah matang. Selain itu, saat berkeliling rajin-rajinlah menunduk,karena buah-buah yang bagus biasanya agak tersebunyi di bagian bawah pohon. Jangan memasukkan buah kedalam kulkas karena akan cepat membusuk.

Kebun ini buka dari pukul 7 pagi hingga pukul 5 sore. Biasanya, akan ramai pengunjung saat jam-jam siang. Mulai dari wisatawan lokal, hingga mancanegara seperti Malaysia dan Singapura sering mendatangi kebun strawberry ini. Anda pun hanya perlu membayar strawberry yang anda petik. harga strawberry dibandrol Rp40 ribu perkilogram. Dan minimal anda harus membeli setengah kilogram strawberry saat berkunjung ke kebun ini. Rasanya begitu asam dan menyegarkan. Paling sedap lagi jika diramu menjadi jus. Dijamin, strawberry segar ini akan menjadi oleh-oleh dan bekal cemilan perjalanan pulang anda, usai berwisata di Ciwidey.

 

*sory untuk bandrek abah n kebun strawberrynya tak ada foto🙂

4 thoughts on “Ragam Cara Menikmati Ciwidey :)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s