Menelusuri Jalur Sosebo (Solo-Selo-Borobudur)

Good Morning Mount Merapi

Juni 2012

Puas menikmati Solo, Magelang menjadi kota tujuan berikutnya. Namun, kami memutuskan untuk melewati kawasan Selo, Boyolali. Tidak banyak yang tahu, kalau jalur Sosebo (Solo-Selo-Borobudur) menyimpan beragam destinasi unik.

New Selo, Primadona Para Pendaki

Pagi itu, langit begitu cerah, awan putih terlihat mengumpal bagai kapas ditengah birunya langit. Gunung Merapi terlihat begitu gagah. Dipuncaknya, nampak kawah berwarna abu-abu, masih mengeluarkan sedikit asap abu ke langit. Sementara, dari kejauhan sebuah tulisan besar “New Selo” berwarna putih, menghiasi lereng Gunung vulkanik tersebut.

Titik Favorit Pendakian Merapi

Kami pun memutuskan untuk mampir lokasi gardu pandang tersebut. Hanya memakan waktu 30 menit, dari jalan utama kota Boyolali kami tiba di New Selo. Di kawasan yang berada di ketinggian 1770 meter diatas permukaan laut ini, anda bisa menikmati keindahan Gunung Merbabu yg berdiri berhadapan dengan Merapi. Dihiasi hamparan hijaunya kebun tembakau. Ya, Selo memang dikenal sebagai penghasil tembakau berkualitas. Tak ketinggalan, sambil menikmati sajian minuman hangat yang ditawarkan beberapa warung kopi disini.

New Selo juga menjadi titik favorit para pendaki. Jika anda ingin, menikmati indahnya matahari terbit dari punggung Merapi, anda bisa melewati New Selo. Pengunjung bisa melakukan pendakian sepanjang 8 kilometer ( berjalan kaki 5-6 jam) yang berujung pada titik lereng bernama Pasar bubrak.

Jalur ini menjadi favorit karena lebih cepat, ketimbang mendaki via Deles yang bisa memakan waktu 7-8 jam. Jalurnya pun, gampang untuk dilalui, dan memiliki petunjuk yang jelas sehinga tidak perlu takut untuk tersasar.

Pose dengan latar Gunung Merbabu ^_^

Kami pun menemui salah-satu pengunjung yang melakukan pendakian. Salah-satu nya Wesly, 24 tahun, turis asal Belanda yang kami temui saat beristirahat di salah-satu warung di New Selo usai melakukan pendakian Merapi.

“Saya pergi bersama lima teman. Agak melelahkan, tapi pemandangan sunrisenya begitu indah dan menganggumkan,” ungkap Wesly yang beristirahat dengan teman-temannya.

Dari Pasar Bubrak anda bisa menikmati keindahan matahari Terbit dari ketinggian Merapi. Namun, sebaiknya anda berangkat dari pukut 12 malam atau 1pagi, supaya bisa mencapai Pasar Bubrak tepat waktu dan tidak ketinggalan moment terbitnya matahari.

Jembatan baru Selo, pengganti jembatan lama yang ambruk pasca letusan Merapi 2010 lalu

Dari Gardu pandang New Selo, anda juga bisa menikmati keindahan Gunung Merbabu yang letaknya berhadapan dengan Merapi lochh. Nah, tak jauh dari New Selo, anda juga bisa singgah sebentar ke Jembatan Selo. Ini merupakan jembatan yang baru dibuat, usai sebelumnya runtuh pasca letusan Gunung Merapi di tahun 2010 silam. Dilatarbelakangi pemandangan Gunung Merapi yang indah, membuat pengunjung tertarik untuk singgah dan sekedar mengambil foto diatas jembatan.

-Info-

– Masuk Gardu pandang new selo gratis
– bawalah jaket karena udara cukup dingin

Kedung Kayang_kecantikan yang Tersembunyi

Tidak banyak yang tahu bahwa Boyolali memiliki air terjun yang indah bernama Kedung Kayang. Air terjun di Desa wonolelo ini terletak hanya 5 kilometer Selo mengarah ke Magelang. Setelah memarkirkan kendaraan, pengunjung masih harus berjalan kaki menelusuri jalan setapak menurun menuju air terjun yang berjarak tempuh 500 meter saja. Jalanan mudah dijangkau karena sudah disemen dan terdapat pegangan tangga. Jika haus dan ingin beristirahat, berapa warung tersedia di sepanjang jalan.

Picu adrenalin dengan menapaki jalan kecil dipinggiran tebing menuju Air Terjun. Hati2 jangan sampai kepeleset :p

Perjalanan menuju air terjun menurun, karena letaknya berada tepat di lereng gunung. Dari kejauhan sudah terlihat air terjun setinggi 39 meter tersebut, begitu indah. Mendekati lokasi air terjun, pengunjung akan menelusuri jalan setapak tepat dipinggir tebing, menjadi sensasi wisata tersendiri.

Kedung Kayang mengintip dari balik tebing

Akhirnya, setelah 20 menit berjalan kaki, sampailah di air terjun Kedung Kayang. Air terjun di jalur sungai pabelan ini meluncur dari tebing hitam yang kokoh mengililinginya membentuk letter u. Air mengalir begitu deras, dihiasi bebatuan sungai besar dibawahnya.

Air Terjun Kedung Kayang

Saking tingginya, air yang tumpah beberapa tersapu angin, membuat pengunjung seolah dihujani gerimis kecil. Sementara, beberapa titik air merembes di terlihat dinding tebing disekitarnya. Beberapa ada yang membentuk anak air terjun kecil.

Tak ketinggalan, burung walet yang bersarang di sekitar tebing berterbangan di sekitar air terjun menambah keindahan kawasan ini.  Pengunjung terlihat asik berfoto, ada yang bermain air, atau sekedar duduk menikmati kecantikan yang tersembunyi ini.

-info-

– jam buka : pukul 8 pagi-5 sore
– Tiket Masuk: Rp2500 perorang
– Jagalah kebersihan dengan tidak membuang sampah di sekitar air terjun dan sungai. dan tidak mencorat-coret batu.

Ketep Pass_1 tempat, 5 Puncak Gunung

Museum Gunung Merapi

Tak perlu susah payah menelusuri gunung-gunung Terbesar di Jateng. Cukup mendatangi titik gardu pandang Panca Arga, anda bisa menikmati sekaligus lima puncak gunung Terbesar di Jawa Tengah. Sensasi ini hanya bisa anda temui saat mengunjungi Ketep Pass, Magelang. Lokasi wisata di ketinggian 1200 meter dpl ini bisa anda tempuh, hanya 10 menit dari Air terjun kedung Kayang atau 30 kilometer dari Magelang.

Ya, dari gardu pandang Panca Arga anda bisa leluasa menikmati kegagahan Gunung Merapi di sisi Timur. Keindahan utara terdapat Gunung Merbabu utara.  Dan pemandangan bagian Barat dihiasi rangkaian gunung Sumbing, Gunung Sindoro, dan Gunung Slamet. Bahkan, jika langit begitu cerah, anda juga bisa melihat pegunungan lainnya seperti Gunung anong dan gunung Tidar.  Disini juga terdapat beberapa binocular besar (teropong jarak jauh) yang bisa anda gunakan, atau binocular genggam yang disewakan para pedagang disini, dengan harga Rp3000 per30 menit.

Ekplorasi Gunung Merapi

Tak hanya gardu pandang, di kawasan seluas 8000 meter persegi ini terdapat beberapa arena bermain untuk anak-anak. Beberapa warung dan rumah makan juga tersedia di sekitar kawasan.

Sementara, bagi anda yang ingin menambah wawasan mengenai sejarah Gunung Api, bisa mengunjungi Museum GUnung Merapi dengan gratis. Disini anda bisa melihat miniaatur merapi, dokumentasi foto pemantauan Merapi, sejarah dan foto-foto lama, dokumentasi letusan dari ebrbagai tahun. Dan foto-foto seputar Merapi hasil karya beberapa fotograper ternama Indonesia.

Anda juga bisa menyaksikan dokumentasi seputar Gunung Merapi di Ketep Volcano Theather, Anda bisa melihat pemutaran video selama 22 menit yang berisi kekayaan alam Gunung merapi, kehidupan masyarakat, budaya, seni. Anda pun bersiap dibawa suasana mencekam saat menyaksikan dokumentasi Letusan gunung Merapi terakhir di tahun 2010 silam. Dan bagaimana kebesaran Tuhan Semesta Alam.

-Info-

– Jam buka: 8 pagi-5 sore
– Tiket Masuk kawasan: Rp7000 perorang
– Ketep Pass thater : Rp7000 perorang
– Jika ingin menikmati keindahan 5 puncak gunung, sebaiknya datang sebelum 9 pagi sebelum kabut turun, agar bisa mendapatkan langit yang cerah.
– Bawalah jaket, karena udara cukup dingin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s