Mengungkap Misteri Manusia Purba (Solo)

Mengungkap Misteri Manusia Purba Sangiran

_Solo, Juli 2012_

 

Welcome To Museum Manusia Purba Sangiran

Nah, jika ingin wisata menarik dan unik di Solo, Museum Manusia Purba sangiran (The Homeland Of Javaman) bisa menjadi pilihan tepat anda dan keluarga. Lokasinya berada di desa Sangiran di kaki Gunung Lawu, Jawa tengah. Sekitar 17 Km ke arah utara kota Solo (1 jam berkendara).

Bangunannya unik berbentuk kerucut, desainnya akan membuat para pengunjung menapaki kehidupan manusia purba secara bertahap dengan berjalan kaki. Diawali dengan memasuki ruang museum yang menggambarkan kekayaan sangiran, penciptaan bumi, zaman jurasic, dan pembentukan tanah sangiran. Terdapat beberapa fosil-fosil hewan purba mulai dari gajah (Stegodon) dengan potongan gading sepanjang 6 meter (asli diperkirakan 11 meter), kerbau, buaya dan lainnya yang berumur ribuan hingga jutaan tahun.

Fosil Gading Gajah Purba

Manusia Purba

Rasa penasaran pun terbayarkan saat memasuki ruangan pamer berikutnya. Anda bisa melihat tengkorak asli manusia purba. Tengkorak ini memiliki ciri unik yang membedakannya dengan manusia masa kini, yakni dahi miring hingga 45 derajat, tulang alis nyambung, dan tidak ada dagu. Tengkorak ini pun divisualkan menjadi sebuah patung manusia purba, sehingga pengunjung bisa melihat gambaran wajah dan bentuk badan dengan jelas.

Fosil-fosil ini ditemukan pertamakali oleh arkeolog asal Jerman G.H.R. Von Koenigswald, di tahun 1930, yang dibantu oleh seorang pemuda yang bernama Toto Marsono, yang kemudian menjadi Kepala Desa Krikilan.  Selain di Indonesia (Sangiran), Didunia fosil ini hanya ditemukan di China (Beijing) dan Afrika. Oleh sebab itu, UNESCO menetapkan museum ini sebagai World Heritage Site karena merupakan museum dengan koleksi fosil manusia purba terlengkap (50% fosil dunia). Wow!

Disini, anda juga bisa melihat gambaran manusia purba dari Flores yang disebut Hobbit maupun beragam alat bantu keseharian manusia purba. Tak hanya, dipuaskan dengan fosil-fosil, anda juga bisa menambah wawasan dengan beragam gambar, simulasi visual, pengetahuan akan bumi, aneka teori evolusi manusia purba, dokumentasi penggalian fosil, patung-patung dan informasi para penemu, diorama kehidupan manusia purba, dan beragam pengetahuan unik lainnya.

Teori Darwin

Daratan Sangiran, sendiri merupakan jenis daratan tua berusian 1,8 juta tahun. Lokasi ini begitu dikenal dunia, karena disinilah ditemukan beragam fosil hewan, tumbuhan, terutama fosil manusia purba Sangiran. Kekayaan sangiran tak pernah habis, hingga saat ini, fosil-fosil hewan purba masih terus ditemui para warga sekitar. Tak perlu belajar atau sekolah tinggi, para warga disini sudah mahir loh dalam men-treatment temuan fosil.

Uniknya, biasanya zona inti (sumber fosil) berada ditengah dan dilindungi zona pengembanga. Disini justru zona pengembangan yang dikelilingi zina inti yang berada dihampir keseluruhan 56 kilometer persegi wilayah Sangiran. berkeliling Museum berasitektur modern ini menjadi pengalaman unik yang tidak terlupakan. Ett, saat pulang, jangan lupa membeli oleh-oleh gantungan kunci unik manusia purba yang terbuat dari fosil lumpur tua dan tumbuhan purba.

_Info_

– Jam buka : 8 pagi-5 sore

– Harga tiket: Rp3000/perorang

– Dilarang merusak, memegang, menginjak fosil-fosil yang dipajang.

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s