Santai Sore Di Teluk Kendari

 Januari 2012

Bersantai di Teluk kendari

Bersantai di Teluk kendari

DSCN2775

Sore itu, warung-warung kecil terlihat berjejer rapi disepanjang bibir Teluk Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Ada yang bernama Cafe Pink, Red Cafe, Yellow Cafe, Green Cafe, dan nama-nama warna lainnya. Payung-payung besar berwarna-warni bertaburan. Lengkap dengan meja dan kursi-kursinya, beberapa menyesuaikan warna dengan nama warungnya pula. Sesekali diselingi pepohonan trembesi yang membuat sejuk. Beberapa warung menampilkan life music, adapula yang menyajikan musik-musik dari tape dan speaker besar. Sementara, motor dan mobil pengunjung terparkir pula sepanjang teluk. Pemandangan ini hanya bisa anda temui di Teluk Kendari, tepatnya disepanjang jalan Edy Sabara, mulai pukul 4 sore hingga pukul 3 pagi, setiap harinya. pasalnya, di pagi dan siang hari, warung-warung nonpermanen ini akan menghilang.

Muda-mudi Kendari berkumpul menghabiskan waktu

Muda-mudi Kendari berkumpul menghabiskan waktu

DSCN2781

Belum ke Kendari, jika tidak santai sore di Teluk Kendari. Ya, santai-santai sore di Teluk ini memang menjadi salah-satu ikon masyarakat disana, terutama para kawula muda untuk melepas penat. Salah-satunya Yasin, 23 tahun, yang sore itu nampak asik bersantai bersama kawan-kawan kampusnya di Universitas Haluoleo.
“Ini tempat favorit, sambil memandang matahari yang terbenam bersama teman-teman. Suasananya mahal, tapi makanannya murah-murah,” ujar Yasin salah-satu pengunjung yang kami temui.

DSCN2788

Tak hanya para pemuda-pemudi, lokasi yang hanya memakan waktu lima menit dari kota ini pun sering didatangi para karyawan sepulang mengantor, maupun anak-anak dan para orangtuanya. Sore hari menjadi waktu yang paling tepat untuk nongkrong. Letaknya ditengah teluk dan terhalang pegunungan membuat terpaan angin laut tidak kencang dan terasa sejuk. Suasana pun semakin nikmat dengan pemandangan laut dan matahari yang pelan-pelan tenggelam (sunset).
Semakin malam, teluk Kendari semakin ramai. Apalagi saat hari-hari libur dan akhir pekan.

Sarabba &

Sarabba & Pisang Goreng cocol Sambal khas Teluk Kendari

Tak hanya bersendagurau, para pengunjung juga bisa menikmati serangkaian kuliner ringan yang nikmat, salah-satunya Sarabba. Minuman hangat khas Sulawesi ini terbuat dari jahe, gula merah dan santan, merupakan racikan Leo Pirla Cafe, yakni warung yang paling pertama berdiri dan menjadi favorit para pengunjung.Tersedia berbagai macam sarabba, yakni sarabba biasa, sarabba milo, sarabba susu, Sarabba telur, dan lainnya dengan harga Rp6000-Rp10 ribu. Paling tepat dinikmati bersamaan dengan aneka gorengan (kandoang) murah meriah, seperti ubi, bakwan, singkong. Uniknya, pisang goreng disini dimakan dengan cocolan sambal ubi, yang terbuat dari tomat, ubi parut, gula merah, dan lombok giling.
Masyarakat juga bisa bersantai sambil mencicipi Taraju yakni singkong yang ditumbuk dan ditaburi gula pasir, jagung bakar, atau bersama-sama menyantap buah durian yang dijual murah dan berbagai minuman ringan lainnya sambil menikmati indahnya pemandangan Teluk Kendari.

Pantai Nambo

Pantai Nambo

Pantai Nambo

Selain Teluk Kendari, Pantai nambo juga menjadi lokasi wisata favorit masyarakat disana. Terletak di Kecamatan Abeli, pantai ini hanya berjarak 15 kilometer dari kota atau 30 menit dengan berkendara. Banyak wisatawan lokal dan luar yang datang memboyong keluarganya.

DSCN2708

DSCN2918

Tempat ini akan sangat ramai saat akhir pekan tiba. Dengan hamparan pasir putih landai dan tenang, sangat nyaman bagi anak-anak maupun orang dewasa yang ingin bermain air.
Jika ingin duduk-duduk santai memandang laut, tersedia puluhan bsaung-saung kecil beratap warna-warni yang semuanya menghadap pantai. Es kelapa muda dengan siraman gula merah yang banyak dijual para ibu-ibu disini pun siap memuaskan dahaga anda. Tambah nikmat dengan mencicipi buah Mangga segar dan manis yang dijual murah.

Lezatnya Pokea dan Sinonggi

Pokea & Goho

Sate Pokea & Gogos

Kurang afdol rasanya, jika tidak mencicipi kuliner otentik Sultra. Berburu Sate Pokea bisa menjadi pilihan yang tepat bagi anda. Pokea merupakan sejenis kerang air tawar yang banyak hidup di sepanjang sungai Pohara. sate Pokea ini hanya bisa ditemui di disepanjang sungai Pohara yang berjarak 25 kilometer dari Kota ini. Disini, berdiri warung-warung yang menawarkan sate pokea.

Sungai

Sungai Pohara

Pokea dimasak dengan cara direbus, stelah matang pokea disusun dengan tusuk sate, kemudian diberi bumbu kacang sama seperti sate umumnya. Rasanya lembut dan gurih, dengan tekstur yang unik dan segar karena langsung diambil dari sungai. Paling sedap disantap bersama dengan gogos (sejenis lemper, dari ketan dibungkus daun pisang dan dibakar). Sate pokea ini dijual dengan harga Rp1000 pertusuk.

& Sinonggi

Ikan Palumara & Sinonggi

DSCN2895

Tidak kalah lezat, menu Sinonggi (terbuat dari sagu, mirip makanan papeda dari Maluku). Salah-satu yang terkenal adalah Sinonggi Rumah Makan Sanjaya di Jalan Asrama Haji, Wuawua, Kendari. Sinonggi ini sangat serasi didampingkan dengan Ikan Palumara (kakap merah) makanan khas Sulawesi. kakap segar ditumis dengan bumbu, kemudian diberi kuah. Rasanya pedas dan menyegarkan. Sinonggi pun bisa juga disandingkan dengan Kambatu, daging sapi yang dibakar, dipotong kecil-kecil dan direbus dengan bumbu-bumbu khas dan potongan tomat. Hanya dengan Rp25 ribu, anda bisa mendapat seporsi Sinonggi, Ikan Palumara, dan sayur bening.

How To Get There

# Teluk Kendari : 15 menit berkendara dengan Mobil/motor dari Tugu Persatuan (pusat kota) atau 20 menit dari Bandara Haluoleo. Berkendara kearah Jalan Edi Sabara, by pass Teluk Kendari.Akses jalan bagus.

# Pantai Nambo: 30 menit berkendara dari pusat kota menuju Abeli. Bisa naik taksi sekitar Rp50 ribu.  Akses jalan bagus.

2 thoughts on “Santai Sore Di Teluk Kendari

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s